Sosialisasi Hak Dan Perlindungan Anak Bersama Ketua komnas Anak Arits Merdeka Sirait Di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan

0
87

Radar Bhayangkara Indonesia Simalungun, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, menjadi salah satu agenda kegiatan Arist Merdeka Sirait Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Simalungun. Selasa (3/9/2019)

Dalam kunjungannya ke Buntur Arist M Sirait di dampingi stafnya Mansyur Panggabean di sambut oleh oleh Pangulu Buntur Roberton Nainggolan SE, Camat Hatonduhan Maryaman Samosir SH, Babinsa, Babinkamtibnas, perangakat nagori dan sejumlah masyarakat Buntu Turunan

Dalam Sambutannya, Berton Nainggolan mengungkapkan “rasa terima kasih kepada Arist M Sirait bersama rombongan sudah meluangkan waktu untuk hadir di Buntur, untuk memberikan pencerahan, pemahaman tentang hak anak, perlindungan terhadap anak, langkah hukum terhadap anak, upaya penyelesaian jika terjadi kekerasan terhadap anak. ungkap Berton

Menurut Dia,” masih banyak orang-orang tua, bahkan masyarakat belum faham tentang undang-undang perlindungan anak, penerapan hak asuh anak dan sebagainya, penjelasan ini harus di sampaikan secara gamblang oleh bapak Arist agar masyarakat tau apa itu KPAI, kata Berton

Terlihat antusias masyarakat Buntur yang hadir untuk melihat dan mendengarkan program KPAI SimalungunDalam sesi tanya jawab, Arist Merdeka Sirait menjawab salah satu masyarakat yang bertanya Hak dan Perlindungan anak,

Dalam penjelasannya Arist M Sirait menjelaskan,” Hak dan perlindungan anak di atur dalam undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan terhadap anak, di dalam aturan Undang-undang tersebut semua yang menyangkut hak anak, perlindungan anak, pengawasan anak, pendidikan anak tetlampir di dalamnya termasuk penyelesaian kekerasan terhadap anak, kata Erist

“Maka fungsi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di atur dalam undang-undang tersebut. imbuhnya,Arist menambahkan,” anak adalah karunia Tuhan yang di titipkan kepada kita selaku orang tua, nah tugas kita, menjadi hak anak, kata Arist

“memberikan sandang, pangan yang layak, memberikan pendidikan yang baik, memberikan perlindungan yang cukup sampai dia beranjak desawa,

“Terjadinya kekerasan, baik kekerasan Fisik maupun mental karena kurangnya pengawasan atau ketidak tauan hak anak yang harus kita tunaikan, KPAI hadir untuk memberikan pencerahan bahwa anak-anak Indonesia wajib mendapatkan perlindungan hukum. Kata Arist

Terpisah, Mansyur Panggabean sebagai koordinator Kabupaten mengajak semua pihak untuk bekerja sama untuk memberikan informasi jika terjadi kekerasan terhadap anak di lingkungan masing-masing dengan menghubungi koordinator KPAI di setiap Kecamatan, menurutnya Hak dan perlindungan anak benar-benar di perhatikan untuk kelangsungan hidup anak-anak Indonesia semakin baik kedepannya. (Sugianto Aziz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here