Polisi Temukan Senpi Hingga Granat di Rumah Pengemudi Lamborghini

0
83

Jakarta – Kapolda Metro jaya Komjen. Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M. Si melaksanakan konferensi pers terkait pengungkapan kasus UU darurat senjata api ilegal di Mainhall Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (31/12/2019).

Polda metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami kasus senjata api milik tersangka AM (berusia 44 tahun), pengemudi lamborghini yang menodongkan pistol ke pelajar SMA di Kemang beberapa waktu yang lalu.

Dalam penggeledahan tersebut, pihak kepolisian menemukan tujuh pucuk senjata api ilegal di kediaman AM. Tak hanya itu, ditemukan juga granat aktif di rumah yang berlokasi di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Senjata yang ditemukan di kediaman AM adalah senjata laras panjang jenis AR 16, M16 yang sudah dimodifikasi menjadi M4, M4, shotgun. Kemudian ada beberapa senjata pistol jenis Glock yang dilengkapi dengan peredam suara.

“Pada tanggal 28 Desember ditemukan beberapa senjata api, ditemukan empat senjata laras panjang dan tiga senjata laras pendek, dan banyak amunisi serta satu granat tangan,” ujar Kapolda Metro Jaya.

Selain itu, Kapolda Metro Jaya menambahkan “Dari hasil pemeriksaan sementara semua kepemilikan senjata api dan granat tidak berizin, maka dari itu kita sedang melakukan pendalaman bagaimana cara dia mendapatkannya,”

Lebih lanjut Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono menyimpulkan jika AM bukan bagian dari kelompok teroris. Sebab, sejumlah senjata yang AM miliki hanya dipakai untuk berfoto di rumahnya.

Atas perbuatannya tersebut, AM dijerat Pasal 335 dan 336 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Sumber: Humas Polri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here