Polda Kalimantan Selatan Berhasil Ungkap Peredaran 208 Kg Sabu

0
25

Banjarmasin – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait penangkapan peredaran narkoba sebanyak 208 Kg sabu dan ekstasi 13,912 Kg.

Dalam hal ini, Dit Resnarkoba Polda Kalsel akhirnya mengungkap hasil tangkapan narkoba. Sebanyak 208 Kg (sebelumnya diberitakan 212 Kg) dan ekstasi 13,912 Kg (sebelumnya diberitakan 14 Kg)

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen. Pol. Yazid Fanani melalui Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes. Pol. Iwan Eka Putra menceritakan kronologis penangkapan 208 Kg sabu yang didapat dari tersangka berinisial DA ini, merupakan pengembangan dari penyidikan yang telah dilakukan lebih dari satu tahun lalu, atau di bulan Januari 2019.

“Pelan-pelan kita pantau terus jaringan ini, sampai dengan akhirnya di 13 Maret lalu kita lakukan penindakan. Ini merupakan pengembangan jaringan yang pernah kita sidik oleh Dit Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan per Januari 2019 lalu,” ungkap Kombes Iwan saat jumpa pers. Bertempat di Aula Bhayangkari Mapolda Kalimantan Selatan, Senin (16/03/2020) pagi.

Saat mengendarai mobil jenis Pajero Sport, tersangka DA diketahui membawa sekitar 2-3 tas. Diakui Kombes. Pol. Iwan mengatakan, jaringan narkotika internasional cara kerjanya demikian. Pertama, tersangka lewat dengan membawa dua tas yang diperkirakan seberat 20 kilogram.

“Kemudian lewat lagi bisa berkali-kali lipat, bisa sampai 6-7 tas, karena seperti itu yang dilakukan jaringan. Kalau dianggap bagus dan lihai, dia bisa melakukan tugas berat itu,” jelasnya.

Jika dihitung, jika 1 gram sabu dikonsumsi oleh 10 orang, Kombes. Pol. Iwan mengatakan, 1.000 gram bisa dikonsumsi oleh 10 ribu orang yang terpapar sabu. “10 ribu dikalikan 208 (kilogram), segitu,” pangkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here