Dugaan kades Lagan Tengah Mark up Dana Desa Tahun 2019

0
401

Radar Bi Jambi. Dana besar pemerintah yg mengalir kedesa sangatlah menggiurkan,sejumlah kades untuk memainkannya demi mengambil keuntungan pribadi.modus memainkan uang negara dgn cara melakukan penggelembungan(Mark up)anggaran yg dilakukan kades lagan tengah kec.geragai tanjab timur.Kades lagan tengah diduga telah melakukan kejahatan korupsi yg diketahui oleh masyarakat dan pekerja,

menurut penjelasan warga desa dana yg di mark up adalah untuk pembuatan Dermaga tempat bongkar muat hasil panen buah yaitu hasil perkebunan masyarakat,yg dikerjakan bulan agustus 2019,tapi sampai berita ini diangkat belum juga selesai.adapun pekerjaan ini seharusnya menghabiskan dana sebesar 135.713,000 yg di Rap,akan tetapi dilapangan hanya menghabiskan dana sebesar 60 juta rupiah yg selebihnya diduga di mark up kepala desa.dalam hal ini masyarakat sngat kecewa karena pekerjaan belum selesai dan pekerja2 belum dibayar upah nya.adapun keterangan kontraktor, pekerjaan ini memakai tahapan pertama dan kedua.waktu team Radar Bi mendatangi kantor kepala desa,untuk komfirmasi dengan kades,tetapi kades lagan tengah tidak ada ditempat.menurut peraturan pemerintah UU RI kepala desa lagan tengah diduga melanggar peraturan pemerintah UU RI No 31/1999 pasal 3 yg telah dirubah dgn UU RI No 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.terkait untuk agar penegak hukum memeriksa kepala desa lagan tengah tersebut,agar semua masyarakat lagan tengah khususnya tidak kecewa dan merasa nyaman,tenang.

olah tkp kelapangan pada hari rabu tgl 26 bulan 9 tahun 2019 bertemu berberapa warga lagan tengah.saat di konvermasi masyarakat merasa kecewa dgn adanya bangunan yang berada di rt13 desa lagan tengah yang anggaranya sangat besar mencapai 135. 713 000.yg tidak sesuai dgn bangunan dermaga tambatan perahu tempat bongkar muat hasil buah dari kebun petani menurut masyarakat bangunan berukuran 4×12 tidak mungkin menghabuskan anggaran sebesar itu.apalagi bangunan tersebut menggunakan dana desa yang bersumber dari anggaran dd thn 2019.masyarakat mengaku banyak lagi yang harus di bangun di desa tersebut.menurut masyarakat selama ini setiap rapat desa yang melibatkan beberapa orang tokoh masyarakat.yang selalu tidak pernah menghitung berapa habisnya anggaran dana yang di keluarkan.mereka hanya mengetahui adanya bangunan yang akan didirikan dgn jumblah anggaran yang sudah di tentukan oleh stap desa demikianlah jawaban dari masyarakat desa lagan tengah.warga rt 12 dan rt 13 yg ikut bekerja.

.Team RADAR BHAYANGKARA INDONESIA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here