30 Warga Tambora Diisolasi Usai Sholat Tarawih di Masjid

0
8

Jakarta – Sebanyak 30 warga RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat terpaksa melakukan isolasi mandiri, usai melakukan salat tarawih jamaah di masjid. Hal itu dilakukan dikarenakan ada jamaah yang dahulunya positif Covid-19.

“Awalnya ada tiga orang yang positif swab tes. Setelah itu ketiga melakukan tarawih, dan melakukan kontak fisik dengan jamaah di masjid,” kata Kapolsek Tambora, Kompol Iverson Manossoh, Senin (11/5/2020).

Untuk memastikan 30 orang yang terpapar Covid-19, kata Iver, petugas meminta kepada warga agar menjalani Swab test Covid-19. Uji test itu diadakan lantaran mereka berkontak dengan tiga jamaah yang positif Covid-19.

Ia pun mengaku, baru mengetahui semalam setelah pihaknya diminta oleh pihak Kecamatan Tambora dan Puskesmas. Kala itu ia diminta mengevakuasi 30 orang warga RW 07, Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat, kemarin.

Selain karena jamaah masjid, kata Iver, sebagian orang yang menjalani swab test yakni keluarga dekat Ketua RW 07 yang diketahui lebih dahulu terpapar. Saat ini kata Iver, ke-30 warga sudah dievakuasi ke Puskesmas Tambora untuk Swab test.

Selain evakuasi 30 warga, jajaran tiga pilar Kecamatan Tambora juga menggelar penyemprotan cairan disinfektan di musala tempat pelaksanaan tarawih warga. Penyemprotan juga dilakukan di rumah warga yang positif Covid-19.

“Kegiatan tersebut berjalan lancar dan mengikuti protokol kesehatan,” papar Iver.

Termasuk melakukan isolasi mandiri, mereka yang diketahui Orang Dalam Pengawasan (ODP) telah diminta melakukan itu.

“Sehingga tadi siang kami secara terpadu melakukan langkah maksimal untuk mengevakuasi mereka mereka yang pernah kontak fisik di saat salat tarawih,” papar Iver.

Iver berharap warga Tambora senantiasa patuh terhadap Ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Maklumat Kapolri. Warga diimbau agar selalu disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Jika semua ketentuan PSBB dan Maklumat Kapolri kita jalankan dengan baik, patuh dan disiplin maka mata rantai penularan Covid-19 akan cepat berakhir,” pungkasnya. (wal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here