2 WNI yang Dibebaskan dari Abu Sayyaf Segera Dipulangkan

0
82
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, SH, SIK, MH, M.Si.

Jakarta – Polri mengatakan dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina sudah dapat dibebaskan. Keduanya pun segera dipulangkan ke Indonesia.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra, SH, SIK, MH, M.Si mengatakan, saat ini keduanya sedang dalam proses untuk dapat kembali ke tanah air. Pemerintah Filipina bersungguh – sungguh mencari dan membebaskan dua WNI yang disandera selama 90 hari.

Saat ini masih ada satu WNI lagi yang masih diusahakan pemerintah Phillipina dan Indonesia untuk dibebaskan.

“Perjuangan pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Filipina masih terus berlanjut karena masih ada satu WNI atas nama Muhammad Farhan saat ini masih dalam penyanderaan kelompok Abu Sayyaf,” ungkap Asep, Senin (23/12/2019).

Sebelumnya, tiga WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf pada September 2019 di Perairan Lahad Datu, Malaysia, meminta dibebaskan. Lewat sebuah video, mereka mengharapkan campur tangan Presiden Jokowi.

“Kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan 30 juta peso (setara Rp.8,1 miliar),” kata para sandera dalam sebuah video.

Ketiga WNI itu berstatus nelayan Indonesia yang bekerja di Malaysia. Mereka ialah Maharudin Lunani berusia 48 tahun, anaknya Muhammad Farhan berusia 27 tahun dan anggota kru lainnya, Samiun Maneu berusia 27 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here